Ratujaya, Kota Depok – Masjid Sapriatul Hasanah RT 07 RW 01 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung menggelar Santunan Anak Yatim dan Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1448 H pada Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian jamaah terhadap anak yatim sekaligus momentum muhasabah memasuki tahun baru Islam.
Acara diawali dengan pembacaan tahlil dan hadroh kemudian dilanjutkan santunan kepada 25 anak yatim dari lingkungan sekitar Masjid Sapriatul Hasanah. Setiap anak menerima paket santunan berupa uang tunai dan sembako dari donasi jamaah dan donatur masjid.
Ketua DKM Masjid Sapriatul Hasanah, Supriatna, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Semoga Allah panjangkan umur dan ditambahkan rezeki kepada seluruh donatur dan jamaah yang telah berpartisipasi. Semoga kepedulian kita kepada anak yatim ini menjadi amal jariyah dan keberkahan untuk masjid kita,” ujarnya.
Ahmad Fikri selaku Ketua PHBI Masjid Sapriatul Hasanah menjelaskan, santunan ini diberikan kepada yatim yang tinggal di Rt 02, 05, 07 RW 01 dan rt 03, 05 rw 09 kelurahan Ratujaya Kecamatan Cipayung dan mengucapkan terima kasih kepada para Donatur dan panitia sehingga terlaksananya kegiatan tersebut.
“Santunan ini diberikan sebanyak 25 paket kepada anak yatim di lingkungan kita. Tujuannya agar mereka tetap merasakan kebahagiaan di momen tahun baru Islam dan merasakan hadirnya keluarga besar masjid,” kata Ahmad Fikri.
Dalam Mengisi Taushiyahnya , Ustadz Ishaq Yusuf Hasyim mengajak jamaah menjadikan 1 Muharram 1448 H sebagai titik balik memperbaiki diri.
“Memasuki tahun baru ini kita harus tingkatkan ibadah kita. Sebaik-baiknya manusia adalah yang umurnya panjang dan bagus amalnya. Mari kita jadikan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, dengan memperbanyak amal shalih,” pesan Ustadz Ishaq.
Ketua RW 01 Kelurahan Ratujaya, Jaelani, turut hadir dan mengapresiasi kegiatan masjid. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap masa depan anak yatim.
“Selain santunan, yang paling penting adalah kita memperhatikan pendidikan anak yatim. Pastikan mereka bisa sekolah, punya ilmu, dan masa depannya terjamin. Itu tanggung jawab kita bersama sebagai warga,” tegas Jaelani.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan warga, keberkahan masjid, dan kemajuan umat Islam di tahun 1448 H. Jamaah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan setiap tahunnya.


