


DEPOK-Komisi Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok menggelar acara Gebyar Muharram dan Santunan Anak Yatim. Peringatan tersebut juga dalam rangka menyambut Milad MUI ke-51 (26 Juli 1975-26 Juli 2026).
“Melalui Gebyar Muharram dan Santunan Anak Yatim kita mengajak kepada semua pihak bahwa di Depok masih banyak anak yang berstatus yatim. Mereka ini perlu mendapatkan perhatian yang tidak hanya dari Pemerintah, tapi kepedulian semua karena dalam masalah ekonomi, pendidikan dan lainnya,”ujarnya didampingi Ketua Bidang Komisi Dakwah MUI Kota Depok KH.Bahrudin Toyib. Gedung Dakwah MUI Kota Depok, Jl. Nusantara, Pancoran Mas.
Kiyai Fakhruddin mengungkapkan bahwa
acara Gebyar Muharram dan Santunan Anak Yatim merupakan salah satu program dari Komisi Dakwah dalam bidang sosial. Untuk itu, dirinya bisa berharap agar bisa terus bersinergi dengan Pemerintah dan semua pihak.
“Kita berharap agar kegiatan ini ke depan bisa diselenggarakan dan bisa lebih baik. Tentu, banyak program yang kita jalankan seperti yang sedang diupayakan pembinaan mualaf berdasarkan data base MUI Depok,”terangnya yang juga menyampaikan tausiyah.
Ketua Umum MUI Kota Depok KH. Syihabuddin Ahmad mengungkapkan tentang kedudukan Yatim yang sangat dimuliakan oleh Rasulallah SAW. Menurutnya, berdasarkan sebuah hadits menyebutkan bahwa Saya (kata Rasul) dan penyantun atau penjamin anak yatim seperti ini (dua antara jari telunjuk dan jari tengah) di surga.
“Rasul mengajarkan bagaimana keutamaan yatim dan kedekatannya. Dari situ mengajarkan bagaimana Nabi sangat peduli kepada Yatim. Begitu pula dengan kita juga peduli dengan anak yatim yang masih perlu mendapatkan perhatian,”jelasnya.
Sementara itu, Walikota Depok H. Dr. Supian Suri mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan MUI Kota Depok. Dirinya juga berpesan tidak hanya dengan acara santunan saja, namun juga dengan menitipkan perhatian lagi dalam pendidikannya.
“Anak yatim usia sekolah di Depok harus mendapatkan pendidikan yang layak. Ini yang lebih penting lagi, generasi SD dan SMP diharapkan bisa bebas buta aksara Al-Qur’an,”harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 51 anak yatim yang menerima bingkisan alat sekolah dan uang saku. Walikota Depok juga menambahkan uang saku atau amplop bagi 51 anak yatim.
Nampak hadir jajaran pimpinan dan Pengurus MUI Kota Depok diantaranya KH. Jazim Hamidi, KH. Dimiyati Badruzzaman, KH. Samwari, dan lainnya. Acar juga dimeriahkan hiburan gambus.

